Saturday, 12 December 2015

Tv panasonic TC-21Z99J led kedip-kedip (protek).



Chasis tv model TC-21Z99J seperti pada gambar diatas untuk Regulator power suplynya menggunakan STR W6754.

PROBLEM /GEJALA AWAL:
* Jika tv dihidupkan sebenarnya sudah ada respon yakni ditandai berubahnya lampu led indikator dari merah kehijau(tanda tv sudah start).
* Layar belum hidup atau filamen heater belum nyala.
* Selang beberapa detik led kembali kemerah lagi...lalu kedip-kedip merah (protek).

PEMERIKSAAN DAN PENELUSURAN PROBLEM:

* Pertama pengececkan tegangan B+ FB pada saat led belum kedip-kedip (protek), teg. terukur 138-140 DCvolt, beberapa detik kemudian led berkedip-kedip tv protek , horisontal mati.
* Open beban HV memastikan bagian yang mengakibatkan protek, ternyata masih sama saja. untuk sementara bagian horisontal dianggap baik-baik saja dulu.
*Lalu pemeriksaan dialihkan kebagian vertikal. alasannya dari pengukuran B+ terukur normal maka penelusuran problempun sementara difokuskan ke bagian vertikal (diduga protek vertikal aktive).
*Menandai elco-elco sekitar ic vertikal yang nanti perlu diganti atau diperbarui.
*VCC dan teg Output ic vertikal juga sudah keluar terukur normal.
*Penelusuran berakhir pada defleksi, terutama yang diperiksa vertikalnya, ...bisa saja tv akan protek jika jalur defleksi vertikal open.
setelah diukur dan ditelusuri .....masyaalloh,..disini ternyata biang keroknya !! "nyumput" alias tersembunyi rapih sekali pada defleksi vertikal bagian dalam yang bawah.
titik problem ini diketahui setelah dilacak dengan pengukuran ohm meter terlebih dulu.

SOLUSI:
Karena titik problem sudah dipastikan terjadi pada defleksi vertikal bagian bawah, maka langsung saja:
*Membongkar defleksi bag vertikal untuk mencari tempat dimana putusnya lilitan defleksi dan menyambung dan memperbaikinya kembali lilitan yang rusak atau putus tadi, lalu memastikan nilai ohm tidak menyimpang terutama  bagian vertikal!!.
* Sekalian perbarui elco-elco sekitar Ic vertikal misal pada bagian Vcc IN dan OUT Ic vertikal, pum up, inverting maupun non inverting.

Demikian solusi dari gejala tv panasonic TC-21Z99J.  dengan problem lampu led kedip-kedip (protek). 

NOTE:
Terkadang tampilan problem atau gejala kerusakan bisa sama, tapi letak atau titik penyebab problem bisa saja berbeda tempatnya, walau kerusakan masih dalam satu blok misal blok vertikal. 

Alhamdulillah......akhirnya kelar penelusuran biang yang tersembunyi hari ini.
.....kalau rejeki tak akan kemana.

Sunday, 6 December 2015

Tv polytron slim PS 30UM29P balik standby.


Tv ini datang diantar oleh pemiliknya dengan keluhan sebagai berikut:
(1) Ketika tv sedang ditonton tiba-tiba mati hanya lampu led merah yang hidup.
(2). Ketika dicoba dihidupkan lagi tv hidup sebentar pada layar sekilas ada cahaya polos tidak ada gambar walau antena belum dicabut dari posisinya...lalu beberapa detik kembali kestandby lagi, 
begitu terus jika diulang lagi.

Tv ini memakai komponen diantaranya:

IC hor        : MD 2009 DFX.
IC Vert       : LA 78141.
FBT            : JF 0501-38534.

PENELUSURAN PROBLEM:
* Didapati pada C 802, C608, C401, C402.
   dalam keadaan rusak atau nilainnya menyimpang dari nilai yang tertera pada body komponen tersebut.
* Pemeriksaan solderan juga banyak yang retak terutama pada area yang panas seperti area regulator suply , vertikal, dan horisontal.

SOLUSI:
Resolder pada bagian yang rawan retak tadi dan ganti komponen pada C yang tertulis diatas juga perbarui elco-elco lainya pada area yang dilingkari pada gambar chasis polytron PS 30UM29P dibawah ini:


Setelah penggantian komponen yang rusak tadi dan sekalian perbarui elco-elco pada bagian yang dilingkari tv pun sudah berfungsi normal kembali.
Alhamdulillah....cepat kelar tugasku dan masih diberi kesempatan untuk berbagi hari ini.
Kalau rejeki tak akan kemana...



Friday, 27 November 2015

TV LED Samsung rusak layar gelap.


GEJALA AWAL : 
Gejala kerusakan awal tv ini berdasarkan info dari sipemilik tv begini... "tv ku mati mas, dipencet-pencet tombolnya gk mau hidup", ....katannya menginformasikan tvnya yang bermasalah tersebut.

PEMERIKSAAN DAN PENELUSURAN :
Kemudian tv LED tersebut saya periksa coba colokkan steaker lalu hidupkan tv sebentar ternyata memang benar tidak ada tanda-tanda kehidupan lampu led pun tidak berkedip memberi respon.
Setelah tutup belakang tv sudah terbuka ceck secara visual menyeluruh semua bagian tak ada tanda-tanda putus jalur, solderan retak, area yang gosong, maupun kerusakan secara fisik yang terlihat. 
Mau ukur teg pada titik-titik yang tertera pada board Iverter Power suply tapi IPS belum kerja.
Kemudian pemeriksaan dan penelusuran difokuskan pada blok IPS ini dengan mengukur dan mengganti beberapa komponen yang menyimpang nilai dan karaktetistiknya.

PENGGANTIAN KOMPONEN:
Mengganti komponen yang ditandai atau dalam lingkaran warna kuning yakni antara lain:
(1) DIODA 1buah.
(2) ELCO 6 buah.


Setelah penggantian komponen yang dilingkari warna kuning tersebut, module IPS sudah bereaksi tanda sudah bekerja.
pasang kembali keposisinya lalu coba test tv dihidupkan  , tv LED samsung inipun sudah mau hidup lagi diawali led indikator yang kedip-kedip lalu ...mak...byarrr!,... layar menyala dan gambarpun bisa dibilang sudah sempurna langsung terlihat cliing! kembali.
Diamati gambar sudah oke sepertinya tidak perlu lagi masuk mode servise.

Alhamdulillah....sebentar kelar kerjaan yang satu ini. 


Monday, 23 November 2015

Problem power reg suply tv polytron.


Kesan pertama jika menonton tv ini adalah dari suaranya yang cukup mantab sehingga komentar pertama jika orang-orang yang baru menyaksikannya adalah tentang suaranya tadi... "wah....mantab juga nih suaranya" komentar mereka.

Tv model ini masih banyak yang dipertahankan oleh pemiliknya ini, yang menjadi salah satu alasanya ialah faktor suara tersebut. Tv ini memang dilengkapi dengan subwofer dengan frekwensi yang lebih rendah membuat suara tambah menggelegar tentunya.
Akan tetapi faktor usia mau tidak mau akan membuat tv ini mengalami masalah atau rusak.
Salah satunya yang akan penulis angkat disini yakni problem pada power regulator suplynya. 

Tv ini menggunakan komponen diantaranya ;
1. IC REG SUPLY FET: FS7UM.
2. IC CROMA: TDA 8841.
3. IC PROG   :  HBK. 00-01.
4. IC HOR     :  D 1878.
5. IC VERT    :  LA 7830.
6. FBT           :  FCM. 20B061N.
    ( C/ B+/ GND / Vid  / nc / Ht /  nc/ abl/ +12 / -12).

Problem pada Fet FS7UM reg suplynya ini bisa dibilang merupakan problem klasik pada tv polytron, dari pengalaman penulis dalam menangani problem-problem seperti ini.
Fet FS7UM jebol terus, Tidak bertahan lama,  panas over, dan sebagainya.
ini terjadi jika hanya mengganti Fetnya yang jebol saja tanpa memeriksa komponen pendukungnya. Menangani masalah seperti ini perlu ketelitian dan kesabaran ekstra agar komponen fet yang diganti tidak sia-sia alias jebol lagi dan jebol lagi. 
Adapun yang perlu dilakukan sebelum mengganti fet yang rusak diantaranya:

*Cek fet fs7um apakah benar-benar short?,...jika benar.
*Lanjutkan periksa R563, D536, D521, D533.
* Tr. A1015, C1815.
* Dioda IN pada skunder juga periksa.
* Elco bagian primer dan skunder.

Setelah semua komponen pendukung dianggap oke dan aman barulah IC FET FS7UM pasang pada posisinya.
coba hidupkan tanpa beban HV dulu untuk melihat hasilnya apakah reg bekerja normal atau masih kurang.


Sekian postingan kali ini semoga ada manfaatnya.
Perbaikan tv polytron dengan kerusakan yang berbeda bisa juga baca halaman yang ini..

Sunday, 22 November 2015

Tv panasonic Quintrix layar bagian atas bergaris.


Seperti tampak pada gambar diatas, problem tv ini jika dihidupkan atau distel gambar dan suaranya normal-normal saja, akan tetapi layar pada bagian atas terdapat garis-garis, layar yang  bergaris kurang lebih selebar 5-6 cm. sehingga gambar pada tv yang sebenarnya normal atasnya terpotong oleh garis-garis tadi.
sehingga kurang nyaman ditonton.
Dugaan problem awal yakni kerja rangkaian pada tv bagian vertikal tidak sempurna.
Langsung eksekusi buka cover bagian belakang tv lihat sekilas saja tv ini menggunakan sirkit AKB /IK, Dengan ic croma yang tidak asing lagi yakni TDA 9381...
IC ini titik protek utamanya pada pin 36 atau jika ingin melumpuhkan total bisa juga open resistor posisinya dekat ic ini dengan nilai 1k ohm 1/4 watt , yang jika ditelusuri berakhir dipin 36. jangan lupa solder kembali setelah masalah selesai.

Dilanjutkan menelusuri problem layar yang bergaris-garis tadi seperti biasa langsung ke area yang berhubungan dengan vertikal.
(1).Pertama ukur B+ 90volt, hasil terukur 95 volt, ini normal.
(2). Kemudian ukur teg. in-out IC vertikal 
terukur teg.in=24volt, dan teg.out=12 volt. ini oke juga.
(3).Defleksi vertikal juga masih oke.
(4).Chek elco pum up (terlihat masih baru bekas diganti).

Dari hasil pengukuran teg B+ 90 v juga in-out ic vertikal didapati normal-normal saja, maka bagian inputan inverting juga dianggap normal dan abaikan dari pengecekkan. Dilihat elco pum up juga masih baru....la kok masih bergaris layarnya.

Lalu chek dan ganti elco untuk pum up, disini mulai ada kejanggalan yakni elco tersebut masih terlihat baru alias belum lama bekas diganti (tv ini bekas servisan bengkel lain) tapi tetap saya ganti dengan yang baru 100uf/50v. 
Kemudian tv test sebentar melihat responnya dan ternyata garis-garis langsung lenyap. terusik rasa penasaran
elco bekas yang masih baru tadi ukur dengan ESR ternyata nilai melebihi 100uf, begitu diteliti tulisan pada body elco..weleh..weleh!!..ternyata tertera 220uf/50v. Pantasss...gemblung hasilnya lawong kegedean...hehe..
Tapi ya sudahlah yang penting sekarang tv layarnya tampak sudah normal lagi.

Tv sudah tak bergaris-garis lagi bagian atasnya....kata empunya tv nahhh...gini kan enak ditonton sekarang.

Masih banyak lagi problem-problem pada tv panasonic model lainnya baca saja halaman selanjutnya disini..

Thursday, 19 November 2015

Problem regulator power suply tv hu jia.


Tv aslinya ini sebenarnya salah satu dari merk yang terkenal tapi tv ini dalamnya sudah diganti oleh eks teknisi dengan mesin tv yang terjual dipasaran. Sayang memang,..entah apa alasannya yang jelas sudah begini keadaannya saat diantar sang pemiliknya, yah ditangani apa yang ada  dengan mengacu pada  keluhan siempu tv yakni:

(1) Tv tiba-tiba mati ada suara meletus dari dalam tv katanya.
(2) Sewaktu masih hidup gambar orangnya kurus-kurus katanya,(vertikal).
(3)  Layar bagian atas ada garis-garis, (pum up/ amp vert).
(4) Tulisan saat pertama dihidupkan bisa dihilangin nggak?,(Logo mode).

Tv langsung saya eksekusi buka tutup belakang bersihkan debu terlihat tv ini memakai komponen diantaranya:
Tr reg power suply : D1710 +C2655.
atau bisa juga         : D5038 +C2655.
Tr horisontal           : C 2499.
IC vertikal                 : LA 78140.
IC croma                  : LA 76931 K7N.

Lalu periksa secara visual langsung terlihat ketidak beresan secara fisik pada Tr reg power suply, tv ini memakai D1710 +drivernya C2655.
Tr reg D1710 dalam keadaan pecah..ini rupanya yang mengeluarkan suara letusan info sipemilik tv tadi.
Keluhan kesatu (1) biang sudah diketahui , sebelum mengganti dengan Tr yang masih bagus sebaiknya periksa komponen pendukung lainnya diantaranya: Tr C2655, zenner dan R pada bagian primer, dioda pada bagian skunder +elco filter B+ sekalian.
Tr C2655 biasanya ikut menemani jika Tr reg D1710 jebol atau pecah.
Resolder pula bagian yang rentan pecah solderanya atau yang mencurigakan lainnya.
Pada kasus yang sedang ditangani ini Tr C2655 juga ikut ikutan jebol, tapi komponen pendukung lainya seperti R dan zenner baik-baik saja. Kecuali elco filter B+ sudah menurun nilai  krakteristiknya.
Kemudian penggantian komponen yang rusakpun selesai tv test untuk melihat hasilnya. 
Dan...byaaaarr !!....tv sudah nongol lagi gambarnya, keluhan pertamapun reg power suply selesai.

Selanjutnya keluhan kedua (2) yakni vertikal nilainya ketinggian dan terdapat garis-garis pada layar bagian atas.
Benar kata empunya tv, saat tv menampilkan gambar orang jadi terlihat kurus-kurus alias nilai adjust vertikal belum pas atau kelebihan. Coba masuk sermod cek ternyata benar data parameter(eprom) adjust belum pas sehingga hasil gambarnya belum sempurna dan terdapat garis pada layar bagian atasnya.
Adjust vertikal selesai gambar orangpun sudah tidak kurus lagi dan garis-garis juga ikut menghilang bersama orang kurus tadi......hehehe..
lho..kok bisa begitu?... karena adjust tidak pas maka menimbulkan kekurusan dan penggarisan.
masalah kedua (2) dan ketiga (3) selesai,  tinggal satu lagi keluhan ke (4), 
Masuk sermod ada pada remot bawaan tekan berulang factory untuk masuk maupun keluar simpan, menu adjust tekan sleep berulang, nilai adjust tekan vol - /vol+, pilihan adjust tekan P-/P+, 
Logo adjust Factory tekan P- danV-.

Alhamdulillah... keluhan 1 sampai 4 sipemilik tv sudah kelar,  Segera beralih ke daftar antrian yang lainnya.
...Kalau rejeki tak akan kemana.

Perbaikan tv lainnya dapat dilihat pada halaman selanjutnya.disini.


Wednesday, 18 November 2015

Mode servise tv Polytron PS 30UM209W.

Perangkat pada televisi ada yang bisa dilihat dan ada juga yang tidak terlihat atau tersembunyi, perangkat yang terlihat disebut hardware (perangkat keras) misal diantaranya komponen-komponen pada tv, dilain sisi yang tidak terlihat atau tersembunyi yakni berupa software (perangkat lunak), hanya berupa digit angka-angka atau kode-kode huruf tertentu yang diinstal dalam sebuah IC, atau lebih familiar disebut programnya tv.
Cara akses dan menggunakannyapun tidak sembarangan orang, biasanya teknisi atau repairman yang sering menggunakan untuk keperluan servise atau keperluan lainnya.
Data data atau program tersebut juga bisa error , rusak atau berubah karena beberapa hal misal tv terkena petir atau hal lain yang dengan sengaja merubah-ubah data.
Adapun data-data tersebut misal penulis ambilkan contoh dibawah ini:
Data ini juga bisa digunakan untuk tv polytron model PS 30UM209W.

Kode: 1206.
SCNT    :     08H     08.
CNTX    :     7FH     127.
CNTC    :     40H     64.
CNTN    :     00H     00.
CNTD    :     7FH     127.
BRTX    :      21H     33.
BRTC    :      5AH    90.
BRTN    :      20H    32.
COLX    :      ODH    13.
COLC    :      35H     32.
COLN    :      ODH    13.
COLP    :      35H     53.
COLD    :      35H     53.
TNTX    :      3DH     61.
TNTC    :      42H     66.
TNTN    :      28H     40.
ST3    :     20H     45.
SV3    :     2DH     45.
ST4    :     2DH     45.
SV4    :     2DH     45.
SVD    :     2DH     45.
SHPX :     12H     18.
SHPN :     14H      20.
ASSN :     06H     06.
ABCL :      000   000   01.
DCBS :      000   001   11.
OSDA :      000   000   10.
NOIS  :      000    011  11.
NDTC :      IFH    3.
FLGO :       010    001   00.
FLGI  :       000   000   00     00H.
SVM  :       000   001   10.
VLBK :       000   000   00.
VCDO :      000   110   10.
VCDI  :       000    000    01.
VL1       :        14H     20.
VL25     :        55H    85.
VL50     :        5FH    95.
TCOL    :        100    011   11.
BCOL    :        011    101   01.
STBG    :        02H    02.
STI        :        02H 02.
STDK    :        02H 02.
STM      :        02H 02.
SSBG    :        000   011   10.
SSI        :        000   011   10.
SSDK    :        000   011   10.
SSM      :        000   000   10.
SYNC    :        000   000   10.
HAFC    :        100   000   10.
ALC       :        02H  02
VOLCP  :        53H  83.
MUTT    :        2DH  45.
TINTPAL:       3AH.
DMP      :        00
HSBLK  :        000   000   00    00H.
(Tekan restore).

Kode: 1207.
FS CTS    :    10H    16.
      CTR    :    88H    136.
      BVL    :    01H    01.
      BUH    :    08H    09.
FS LOMIN:    2AH    42.
      HIMIN:     06H    06.
      LOVL  :     64H    100.
      HI VL  :     0EH    14.
LOVH        :    64H     100.
HIVH         :     24H    36.
LOUH        :    3AH    71.
STEPTV    :    28H     40.
SHP PAR  :    4BH     75.
SS 100      :    100  111  10   9EH.
       80       :    100  110  01   99H.
       60       :     110  101  00   D4H.
       40       :     110  010  10    CAH.
       20       :     110  001  01    C5H.
       00       :     110   000  00   COH.
F LIMHI     :       2FH      47.
    LIMLO   :       28H      40.
ALGO         :       01H      01.
BOST-H     :       64 H     100.
BOST-L      :       5FH      95.
DIV             :       01H       01.
IF MIN       :       32H       50.
     MAX      :        6EH      110.
RF MAX     :       32H       50.
BOOST        :      110   000   10   C2H.
STV FMPS  :      000   000   10   02H.
        NCPS   :      000   001   00   04H.
       AUXPS  :     000   000   00   00H.
SVG CTRL   :      000   100   01    11H.
H-EHT           :     00H   00.
V-EHT           :     0 2H  02.
(Tekan store)

Kode:  1013.
H-DHIFT     :   11.
S-COR         :   24.
V- LIN          :  15.
R-DRV         :   48.
G-DRV         :  35.
B-DRV         :   71.
EW CORTO :  11.
       CORBT :  10.
        PARA   :  75.
H-PARA       :   00.
    BOW        :   04.
EW TRAPE  :   37.
H-SIZE         :   48.
V-AMP         :   41.
V-CENT        :   18.
(Tekan store).

Kode:  1014.
AGC GAIN   :  20H   32.
OPT. 0         :   011   001  01   65H.
OPT.1          :  110   010   00   C8H.
OPT.2          :   000   110   01   19H.
OPT.3          :   000   011   01   ODH.
OPT.4          :   001   100   11   33H.
LANG          :    000   000   11   01H.
H OSD     :   1EH   30.
V OSD     :   14H   20.
V SHIFT  :   00H   00.
U BLK      :   08H  08.
V BLK      :   08H  08.
WB BRI    :   22H  45.
WB CON  :  64H  100.
WB COL  :   32H  50.
LO AGC   :  1BH  27.
HI AGC    :  1FH  31.
(Tekan store).

Demikian mudah-mudahan dapat bermanfaat.
Masih seputar Software tv polytron
lanjut kehalaman disini..